23 Juli 2010

10 macam sumpah

10 Macam Sumpah
Sumpah atau perjanjian antar makluk hidup dengan makluk hidup lainnya atau juga bisa antara makluk hidup dengan pencipta-Nya. Terkadang sumpah ini terdengar dan dirasakan sederhana, magis, dan sakral.

Sumpah adalah sebuah kata atau sumpah serapah (kutukan) yang dikeluarkan oleh seseorang atau dewa-dewi atau penjaga kayangan/kuncen atau anak terhadap orangtua atau orangtua terhadap anaknya atau sepasang kekasih atau beberapa sahabat atau para pemuda-pemudi atau bisa juga pejabat negara.

Berbagai macam sumpah yang terjadi di dunia sebagai berikut:

1. Sumpah dalam Dongeng

Sumpah ini ada yang berupa perjanjian antara tokoh utama dengan seorang raja atau sebaliknya antara raja dengan seorang tokoh utama. Contoh: Raja bersumpah barang siapa yang bisa membuat anak putrinya yang cantik tertawa, maka siapapun akan dijadikan suami jika dia laki-laki dan menjadi saudara jika seorang perempuan.

Sumpah lain yang sederhana tetapi sangat magis. Sumpah serapah ini sering terjadi antara anak dengan orangtuanya. Misalnya awas nanti kualat dunia akherat! Contoh dalam cerita Malinkundang dengan Dewi Sumbing. Pamali atuh keluar malam-malam ke kebon itu.

2. Sumpah Kelingking

Sumpah ini sangat sederhana dan biasanya dilakukan oleh setiap orang baik anak-anak, remaja, dewasa dan manula. Sumpah kelingking juga berarti janji persahabatan, tidak saling menyakiti dan janji untuk saling menyayangi.
Sumpah ini biasanya dilakukan ketika seseorang saling berselisih/berbeda pendapat/bertengkar dan kemudian sadar karena mereka salah berbuat demikan. Yang dilakukan adalah saling mengaitkan jari kelingkingnya satu sama lain lalu mereka bersumpah atau berjanji untuk berbaikan dan berteman lagi.
3. Sumpah Pernikahan

Sumpah Pernikahan adalah sumpah yang sangat sakral dan biasanya dilakukan dengan ritual tertentu di Mesjid, Gereja, Pura, atau tempat keagamaan lainnya. Sumpah ini berupa janji sepasang kekasih untuk sehidup semati, dan menyayangi atau mengasihi baik dalam senang maupun susah. Hal lain ketika kita berada pada tradisi China. Sumpah mati itu ada, yaitu "shang-khong". Artinya berjanji setia sampai mati dan akan dimakamkan pada satu lokasi berdampingan. Makam sang istri berada di sebelah kanan dari makam sang suami. Dan biasanya dihadiri oleh sanak-saudara dan anak-anaknya ketika musim Ceng-Beng tiba.
4. Sumpah kepada Tuhan

Sumpah kepada Tuhan adalah berupa nazar kepada Allah. Nazar ini merupakan wujud keimanan dari seseorang kepada Tuhan. Nazar ini mendatangkan berkah dan petunjuknya melalui doa serta tahajud kepadaNYa. Dan banyak orang beriman yang telah membuktikannya melalui doa dan pengharapan yang tiada henti.
5. Sumpah Mati

Sumpah Mati adalah sumpah magis atau kata-katanya sangat kental dengan kutukan, misalnya "Sumpeh mati loh" atau "Benar gue ngak melakukannya, biar deh di sambar gledek!" atau "Biar gue mati sekarang nich kalau gue selingkuh!" atau "Elu orang pada jahat ama gue, jika gue mati ntar loh gue gerayangin" dan lain-lain.
6. Sumpah Pocong

Sumpah pocong ini adalah sebuah sumpah yang dilakukan secara ritual di masjid. Disaksikan oleh semua warga dan mereka disumpah oleh seorang pemimpin agama. Kedua orang atau lebih disumpah dengan mengenakan kain kafan dan dibungkus seluruh tubuhnya. Setelah diambil sumpahnya dan mereka yang percaya pada sumpah ini akan terkena kutukan dari si pocong.
7. Sumpah untuk Kekayaan atau Kejayaan

Sumpah ini biasanya diucapkan berupa mantra dan sifatnya sangat magis. Melalui juru kuncen dan ritual tertentu untuk mendapatkan Kekayaan atau Kejayaan atau Kecantikan atau jabatan atau lainnya. Istilahnya nyegik atau memuja iblis atau setan. Selain itu sering juga ada tumbal berupa hewan bahkan manusia yang diberikan untuk sesembahannya.
8. Sumpah dalam sejarah

Sumpah ini biasa dilakukan oleh seorang raja, patih atau seorang pejabat negara atau bahkan dilakukan oleh suatu generasi muda. Contoh Sumpah Palapa yang akan menyatukan Nusantara atau Sumpah Pemuda dan lain-lain.
9. Sumpah menjadi saksi di pengadilan

Sumpah menjadi saksi di pengadilan adalah sumpah yang dilakukan di depan hakim, jaksa, orang-orang yang berkepentingan, saksi lainnya, terdakwa, dan keluarga korban. Saksi diambil sumpahnya terhadap agama yang dianut dan kepada negara.
10. Sumpah Presiden, Wakil Presiden, Menteri dan Pejabat.

Sumpah ini resmi diatur dalam undang-undang negara dan sumpah dikatakan oleh seorang Presiden, Wakil Presiden, Menteri dan Pejabat.

Seperti pepatah Cina:
Jangan seneng lihat orang susah,
Jangan susah lihat orang seneng.
Cemburu, Dendam dan iri hati karena orang lain lebih kaya atau makmur atau jabatannya tinggi atau lebih sukses atau lebih disayang oleh boss atau lebih pintar, kreatif, inovatif, dan jujur, sehingga melakukan seseorang boleh mengucapkan sumpah serapah. Terkadang juga ingin jabatan atau kekayaan dilakukan secara memuja/nyegik atau membeli jimat/mahar tertentu atau membunuh atau memfitnah atau bahkan menyantet.

Oleh sebab itu janganlah bersumpah demi nama Tuhan atau apapun, karena hal tersebut dibenci oleh Allah. Bernazar, berbuat baik, berdoa dan berpengharapan terus menerus kepada Allah, maka ia akan memberikan berkah dan rahmatnya kepada kita semua. Amin. (KA/PT KAS)

0 comments:

Posting Komentar